PT BPR Nusamba Jatengdiy terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperluas pemahaman mengenai pembiayaan sektor produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Perbarindo Batch 2 yang digelar di Surabaya pada 29 September–2 Oktober 2026.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) dengan International Labour Organization (ILO). Pada Batch 2, peserta secara khusus mendapatkan materi mengenai Model Pembiayaan Sektor Sapi Perah.

Materi pelatihan disampaikan oleh tenaga ahli dari ILO, Adhy Suryadi dan Mirwan Adipura. Keduanya memberikan pemahaman mengenai karakteristik sektor sapi perah serta pendekatan pembiayaan yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan usaha produktif di sektor tersebut.
Bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR), pemahaman terhadap model pembiayaan sektoral menjadi penting karena karakteristik setiap usaha memiliki kebutuhan, risiko, serta pola arus kas yang berbeda. Pendekatan pembiayaan yang memahami kondisi usaha diharapkan dapat membantu lembaga keuangan memberikan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Nusamba Jatengdiy  mengirimkan dua perwakilan, yakni SA Ali Purnomo selaku Direksi Operasional Nusamba Jateng-DIY dan Untung Prihatin selaku Wakil Kepala Cabang Nusamba Jateng-DIY Cabang Ampel. Keikutsertaan kedua perwakilan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Nusamba Jateng-DIY dalam meningkatkan kompetensi insan perusahaan, khususnya dalam memahami peluang pembiayaan pada sektor-sektor produktif.

Selain mendapatkan materi dari tenaga ahli ILO, pelatihan juga menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman bagi peserta dari berbagai BPR. Hal tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan model pembiayaan yang dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik sektor usaha dan kondisi wilayah masing-masing.

Dorong Pembiayaan Berbasis Sektor Produktif
Pengembangan pembiayaan sektor produktif menjadi salah satu ruang penting bagi BPR dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor peternakan, termasuk usaha sapi perah, memiliki rantai usaha yang melibatkan peternak, penyedia pakan, pengolahan hasil, hingga pemasaran.
Dengan memahami ekosistem usaha tersebut, lembaga keuangan dapat memiliki perspektif yang lebih menyeluruh dalam melihat kebutuhan pembiayaan dan kemampuan usaha calon debitur.

Melalui kegiatan pelatihan Perbarindo–ILO ini, Bank Nusamba Jatengdiy memperoleh tambahan wawasan yang dapat menjadi bekal dalam mengembangkan pemahaman pembiayaan sektor produktif. Ke depan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia diharapkan terus mendukung langkah Bank Nusamba Jatengdiy dalam memberikan layanan pembiayaan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha produktif di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

(mas mantri)