KENDAL — Bank Nusamba Jatengdiy kembali menorehkan pencapaian membanggakan dalam komitmennya mendampingi dan mengembangkan sektor UMKM serta ekonomi kerakyatan. Mitra binaan LAZISNU yang dikelola oleh Bank Nusamba Jatengdiy, yaitu usaha batik "Batik Wardha" milik Jumrotun, mendapat kehormatan dengan menerima kunjungan kerja langsung dari perwakilan International Labour Organization (ILO) asal Swiss, Yousra Hameed dan Thomas Sugiono dari ILO.
Kunjungan istimewa ini didampingi secara langsung oleh jajaran manajemen dan pengurus Bank Nusamba Jatengdiy, yang diwakili oleh Andin Samsul Rizal Selaku Koordinator Kerjasama Intwrnasional BPR Bank Nusamba Jatengdiy Cabang Cepiring, Irhami Sabil selaku Koordinator UMKM Community Center, serta Agus Setiawan selaku Kepala Bidang IT Nusamba Jatengdiy.
Kehadiran delegasi ILO Swiss ke sentra produksi Batik Wardha ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan program pemberdayaan ekonomi lokal yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara LAZISNU dan Bank Nusamba Jatengdiy, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan pasar, hingga mengadopsi digitalisasi dalam tata kelola usaha.
Dalam sesi kunjungan tersebut, Yousra Hameed dan Thomas Sugiono berdialog interaktif dengan Jumrotun selaku pemilik usaha, serta mendengarkan kisah inspiratif bagaimana pendampingan dari perbankan dan lembaga zakat mampu mendongkrak kesejahteraan perajin lokal.
Pihak Bank Nusamba Jatengdiy menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat membuka jalan yang lebih lebar bagi produk-produk UMKM binaan untuk tidak hanya sukses di pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing global. Dukungan dari aspek pembiayaan, komunitas, hingga teknologi informasi terus disinergikan agar para pelaku usaha seperti Batik Wardha semakin mandiri dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi modern.
(Mas Mantri)






