JAKARTA– International Labour Organization (ILO) akan menyelenggarakan acara penutupan proyek Promoting SME Enterprises through Improved Entrepreneurs’ Access to Financial Services Phase 2 (Promise II Impact) Fase II sekaligus peluncuran Fase III pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Ballroom Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama BPR Bank Nusamba Jatengdiy, Bambang Susanto, turut menghadiri acara sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung upaya penguatan inklusi keuangan serta perluasan akses layanan keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kehadiran Bambang Susanto mencerminkan komitmen BPR Bank Nusamba Jatengdiy untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Dukungan ini sejalan dengan peran BPR sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat dan memiliki kontribusi penting dalam menyediakan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor mikro dan kecil.
Program Promise II Impact merupakan inisiatif yang bertujuan meningkatkan akses pelaku UMKM terhadap layanan keuangan sekaligus memperkuat kapasitas usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Melalui program ini, ILO mendorong kolaborasi antara lembaga keuangan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif.
Penutupan Fase II sekaligus peluncuran Fase III menjadi momentum penting untuk melanjutkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memperluas akses keuangan bagi UMKM. Fase berikutnya diharapkan dapat memperkuat hasil program sebelumnya serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan dan daya saing pelaku usaha.
Bagi BPR Bank Nusamba Jatengdiy, penguatan inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan memperoleh pembiayaan, tetapi juga dengan pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha. Melalui pendekatan tersebut, UMKM diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih baik, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Partisipasi BPR Bank Nusamba Jatengdiy dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kolaborasi yang berkelanjutan antara ILO dan lembaga keuangan diharapkan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi UMKM, sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
(UD)






